Pengembangan Charging dan Swapping Motor Listrik di SPBU Pertamina Didukung PLN

Swapping Motor Listrik di SPBU Pertamina
Swapping Motor Listrik di SPBU Pertamina
banner 468x60

i85drivingacademy.com, Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga, PT PLN, dan PT Len Industri sekarang bersama-sama membangun stasiun untuk isi ulang dan tukar baterai motor listrik. Ketiga badan usaha milik negara (BUMN) tersebut menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik melalui program Motor Listrik Nasional (Molinas).

Penandatanganan berlangsung di Jakarta pada Selasa (27/10/2026), dilakukan oleh jajaran direksi ketiga perusahaan dan disaksikan pimpinan Danantara Indonesia. Kerja sama ini fokus untuk menambah jumlah tempat charging dan swapping yang dibutuhkan orang-orang yang pakai sepeda motor listrik.

Direktur Pemasaran Retail Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky, bilang kalau menyiapkan fasilitas pendukung itu sama pentingnya dengan membangun unit kendaraan. Infrastruktur yang mudah dijangkau diharapkan membantu masyarakat beralih ke kendaraan listrik serta mendukung upaya penurunan emisi transportasi.

Jaringan SPBU mulai jadi tempat untuk membangun fasilitas motor listrik.

Dalam kerja sama Molinas, Pertamina Patra Niaga mengambil peran di sisi infrastruktur hilir. Salah satu rencana yaitu memakai SPBU dan toko ritel yang letaknya strategis untuk tempat isi daya atau tukar baterai motor listrik.

Swapping Motor Listrik di SPBU Pertamina
Swapping Motor Listrik di SPBU Pertamina

Langkah tersebut berkaitan dengan pengembangan Green Energy Station (GES), yaitu transformasi sejumlah SPBU agar dapat menyediakan layanan energi bagi kendaraan listrik. Dengan cara ini, tempat charging dan swapping bisa makin terhubung dengan lokasi layanan yang sudah banyak orang tahu.

Berdasarkan data yang disampaikan Pertamina Patra Niaga dalam dokumen sumber, sebanyak 837 SPBU telah dikembangkan menjadi Green Energy Station. Di jaringan SPBU itu tersedia 112 unit EV Charging Station dan 122 unit Battery Swapping Station untuk mendukung kendaraan listrik, termasuk sepeda motor.

Jumlah tersebut menggambarkan infrastruktur yang telah dilaporkan tersedia, bukan berarti seluruh 837 SPBU sudah memiliki kedua jenis fasilitas tersebut. Pengembangan layanan dan penyatuan layanan terus mendukung terciptanya ekosistem motor listrik yang bisa diakses oleh lebih banyak orang.

Kolaborasi BUMN Perkuat Program Molinas dan Transisi Energi

Kerja sama Pertamina Patra Niaga, PLN, dan Len tidak hanya berkaitan dengan titik pengisian daya. Molinas dibuat untuk membantu industri motor listrik di Indonesia. Molinas menekankan pemakaian komponen lokal, proses produksi, baterai, dan layanan setelah pembelian.

Eko Ricky bilang, pindah ke kendaraan listrik perlu dukungan dari ekosistem energi yang kuat dan ada di banyak tempat. Jadi, kerjasama antara BUMN dianggap cara untuk menyatukan kebutuhan kendaraan, pasokan energi, dan layanan untuk pengguna.

Pengembangan ini turut dikaitkan dengan sasaran Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060 atau lebih cepat. Tempat isi dan tukar baterai membuat orang lebih mudah menggunakan motor listrik. Tempat seperti ini juga bisa membantu mengurangi polusi udara dalam jangka panjang.

Program Motor Listrik Nasional disebut sebagai inisiatif strategis nasional yang diresmikan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Tiga perusahaan bekerja sama supaya fasilitas di SPBU lebih baik. Harapan dari kerja sama ini, industri kendaraan listrik Indonesia bisa tumbuh sendiri dan jadi lebih kompetitif.

banner 300x250
banner 468x60